SD.

Dikirim curhatan, life o life! pada Juni 1, 2009 oleh grace

Dalam perjalanan menuju kantor tadi pagi, saya melewati sebuah Sedolah Dasar. Anak-anak berseragam SD berlarian dan bermain di lapangan yang merupakan area sekolah tersebut. Seketika saya ingat masa-masa saya melewati tingkat sekolah dasar. Dan sepanjang perjalanan setelah itu, pikiran saya mengembara kembali ke jaman SD dan saya jadi ingat ketika pertama kali saya suka (atau tertarik) pada lawan jenis. Itu terjadi ketika saya SD juga.

Ada yang ingat pada tokoh Shadam yang diperankan oleh Derby Romero di Film “Petualangan Sherina”?

Nah, saya ini kebalikan dari Shadam yang bandel di sekolah tapi anak mami di rumah itu. Kalau di kompleks perumahan, saya terkenal sebagai ketua geng anak-anak cewek, berani, bandel, dan tomboy. Ibu saya banyak mendapat keluhan dari ibu-ibu tetangga soal betapa seringnya saya “melanglang buana dari pagi sampai sore” dan “nongkrong di atas pohon seharian” yang hanya di tanggapi senyum kecil oleh beliau.

Tapi di Sekolah, saya sangat-sangat-sangat tidak menonjol. Saya adalah anak “tidak terkenal” atau “terbuang”, teman saya hanya beberapa, yang juga termasuk “anak-anak terbuang”. Entah kenapa bisa 180 derajat berbeda begitu, saya yang aktif di rumah, bisa menjadi sangat pasif dan pendiam di sekolah.

Lain hal dengan si L. Cowok ini adalah “seleb sekolah”. Sudah dia berasal dari keluarga kaya raya yang ayahnya sering dinas ke luar negri, dia juga pintar (selalu di peringkat kedua satu angkatan), dan juga memiliki wajah yang imut-imut. Idola sekolah dan anak kesayangan para guru. Lengkap sudah.

Tapi jangan salah, bukan karena hal-hal tadi itu yang membuat saya tertarik dengan L. Saya selalu bersikap skeptis dengan para “idola sekolah” termasuk dia, sampai ketika saya kelas 4 SD. Suatu siang di hari yang panas, seusai pelajaran olah raga. Saya dan beberapa anak-anak sekelas lainnya sedang berkumpul di depan kelas, masih lengkap dengan seragam olah raga kami. Di depan kelas saya, ada palang yang biasa di gunakan anak-anak untuk olahraga. Palang itu lumayan tinggi untuk anak seusia kami waktu itu. Entah ide siapa asalnya, anak-anak kelas saya memutuskan untuk unjuk keberanian bermain di palang itu.

Anak-anak cowok tentu saja bergiliran mencoba. Tapi anak cewek tidak ada yang berani. Dan entah bagaimana, tiba-tiba saja saya maju untuk mencobanya. Dan saya berhasil meraih palang tersebut. Berayun sebentar di atasnya.

Dan jatuh.

Semua orang disitu tertawa.

Menertawakan saya yang mengaduh kesakitan terduduk memegangi pantat saya yang sakit karena mencium tanah lapangan yang keras itu.

Wajah saya merah menahan malu, sekaligus menahan tangis.

Ketika air mata hampir tumpah, seseorang berteriak dengan lantang,

“Eh, dia hebat ya! Anak cewek yang aku lihat bisa naik di palang itu baru dia aja lho! Hebat deh!”

Dan tawa itu pun reda seketika, Saya mendongak. Dan mendapati semua anak-anak yang tadi menertawai saya mengangguk dan tersenyum, saling bergumam “iya ya,iya ya,”

Lalu cowok yang berteriak tadi mengulurkan tangannya untuk membantu saya berdiri. Tersenyum tulus.

Dan cowok itu adalah L.

Sejak itu saya menjadi kagum terhadap L.

Bukan karena dia tajir, atau pintar, atau tampan. Tapi karena kebaikan hatinya, Idola sekolah yang masih mau berteman dengan anak-anak terbuang seperti saya.

Kemudian seperti yang seharusnya terjadi, setelah lulus, saling menghilang. Kabar terakhir yang saya punya tentang dia adalah dia ikut pertukaran pelajar ke UK.

Dan saya menemukan akun friendster-nya. Kalau bertemu sekarang, saya tidak menyimpan perasaan khusus apa-apa terhadapnya. Tidak suka, cinta, atau bahkan mungkin kagum. Biasa saja.

Cuma setiap mengingat cerita “jatuh dari palang” itu, rasanya berbeda. Entahlah, sulit di deskripsikan. Mungkin itu yang disebut kenangan, meninggalkan kesan karena ia terjadi di masa lalu, dan hanya akan tetap menjadi masa lalu.

*halahhhh ngomong apa sih saya ini…* XDD

Mei.

Dikirim Narsis! pada Mei 4, 2009 oleh grace

mei071

Saya suka bulan Mei, sekaligus membencinya.

Saya suka, sebab biasanya di bulan ini mendadak banyak orang yang care dan inget sama saya. Mereka mengirimkan ucapan sekaligus do’a. Yang tentu saja saya amini dengan senang hati.

Di bulan Mei dua tahun yang lalu juga saya memulai langkah untuk mengenal dunia blog ini. Yup, mengapa angka 05 yang saya taruh di alamat blog saya, karena blog saya lahir pada bulan mei! :D

Sedangkan, tentang mengapa saya membencinya, itu karena pada bulan Mei, saya menyadari beban saya bertambah banyak. beban menjadi seseorang yang pantas di sebut dewasa.

Saya harap tahun ini saya bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bisa memperbaiki kekurangan yang ada. Terutama  jadi gadis yang lebih sabar.

Wish me luck, guys! :)

PS. foto di ambil dari google image search dengan kata kunci “mei”.

Laron dan Kunang-kunang

Dikirim Uncategorized pada April 16, 2009 oleh grace
dark
Alkisah, di sebuah hutan belantara nun jauh di sana, hiduplah seekor laron dan seekor kunang-kunang.
Mereka adalah dua sahabat yang begitu dekat. Mereka telah berteman sedari mereka kecil ketika sama-sama ditelantarkan oleh orang tua mereka masing-masing. Laron dan kunang-kunang saling memiliki satu sama lain. Mereka selalu bersama sepanjang waktu.

Laron senang berada di dekat kunang-kunang, sebab kunang-kunang memiliki cahaya di ekornya. Dan kunang-kunang senang berada di dekat laron, sebab kunang-kunang tidak lagi sendirian.

Mereka selalu bersama. Menjelajahi hutan belantara itu bersama. Terbang berdampingan setiap saat. Tiada sedetikpun mereka terpisahkan.

Suatu hari, kunang-kunang kedatangan segerombolan kunang-kunang yang hendak pergi ke pinggir sungai bersama-sama. Gerombolan kunang-kunang itu pun mengajak nya untuk ikut mereka.
Kunang-kunang melirik laron yang sedang tertidur.
Kunang-kunang memutuskan untuk ikut pergi ke sungai.

Kunang-kunang begitu senang berada diantara kawan-kawan barunya. Sampai dia terlupa mengenai laron sahabatnya.
Kunang-kunang merasa, dia lebih bahagia bersama kawan-kawan sesama kunang-kunang.
Kunang-kunang memutuskan tidak ingin kembali ke tempat laron.

Laron terbangun. Sendiri.
Dalam kegelapan.
Mencari setitik cahaya yang biasanya selalu menemaninya.
Mencari sahabatnya, Kunang-kunang.
Namun dia tidak melihat apa-apa di situ. Hanya gelap dan bunyi jangkrik saja.
Laron kemudian sadar, ia kini sendirian.

Laron terbang secepat yang ia bisa, menyusuri hutan sepanjang malam dalam kegelapan. Laron ingin bertemu kunang-kunang lagi. Laron ingin sahabatnya lagi. Laron tidak mau sendiri.

Sepanjang malam ia berteriak memanggil kunang-kunang, namun nihil. Laron tidak bertemu kunang-kunang lagi.
Laron kemudian berhenti.
Sayapnya letih. Ia ingin istirahat.
Laron menyadari ia sendiri.
Gelap.
Tanpa cahaya sedikit pun.
Tanpa kunang-kunang.
Dan kemudian dia menyadari bahwa tanpa cahaya dia tak bisa hidup,
tanpa kunang-kunang.
Dia pun kemudian
tergeletak mati.

Narsis.

Dikirim Uncategorized pada April 12, 2009 oleh grace

Suatu Siang di dalam angkot di sudut kota bekasi.

Cewek 1 : Duh, abis ini gw mau nyalon nih. Gw mau creambath, trus menipedi..
cewek 2 : ih, dasar narsis lo.
cewek 1 : Kok narsis sih? Kaya lo tau artinya narsis aja..
cewek 2 : Ya tau lah. Artinya najis kan?
cewek 1 (menjawab dengan kalem ; hm? Iya bener..

Di dengar oleh seorang ibu 4 anak yang tiba-tiba merasa bahwa dia lebih gaul dari remaja jaman sekarang.

Regrets.

Dikirim Ga penting, curhatan, life o life!, mumbling! pada April 4, 2009 oleh grace

Keputusan
Takut
Luka
Air mata
Penyesalan
Sesak
Sakit
dan
Memilih
Diam
Stagnansi
Avoidance
Sadar
Eventually
Terluka
Ternyata
Saya
Pengecut.

My playlist

Dikirim mumbling! pada April 1, 2009 oleh grace

Sepertinya saya tertular virus njadiin playlist postingan sendiri.
Padahal dulu saya males, ga tau kenapa, sekarang lagi pingin.
Yo wes, kita mulai sajah..

Fyi, saya bukan fans nya film twillight,juga bukan fans beratnya muse (suka cuma ‘time is runnng out’) dan entah gimana ini lagu bisa kelempar di hape saya, pas iseng di dengerin ternyata enak.. Jadi suka deh :P
Oya, video-nya emang agak bikin ilpil, maapkan ^^


Okew, ini agak menye-menye(tm) sih..tapi gak tau kenapa saya masih dengerin akhir-akhir ini..


Akhir-akhir ini saya lagi getol dengerin ost.nya Final fantasy, termasuk suteki da ne.. Tapi entah kenapa saya merasa versi korea nya lebih enak ketimbang versi jepangnya.. :roll:


Pdahal bukan selera saya, eh tapi pas nangkring di hape, didengerin jugakk..enak juga, kok ^^


Sebenarnya bukan pecinta musik klasik, tapi pas iseng-iseng dengerin beberapa lagu, turned out saya tertidur dengan sukses dalam beberapa menit, Sejak itu saya mulai memasukkan beberapa musik klasik di playlist saya.. :P


Bukan fans grey’s anatomy, tapi lagu ini enak..^^


Lagu lama, tapi masih enak ^^

Sekian.

Kita.

Dikirim Uncategorized pada Maret 28, 2009 oleh grace

A Tribute to you, bestie.

Saya tidak tahu, kenapa semuanya menjadi seperti ini.
Hanya beberapa hari saja, tidak, beberapa menit saja, dan pertemanan kita runtuh begitu saja.
Kamu ingatkah waktu-waktu dimana kita tertawa bersama, menertawai hal-hal bodoh yang kita lihat di jalan?
atau dengan bodoh menghabiskan hampir semua uang jajan kita di arcade dan pulang dengan tangan kosong.
Tapi kita tertawa, kita bahagia.
Kita teman.
ya kan?

Kamu ingatkah waktu-waktu dimana kita terpuruk jatuh.
Saya yang bodoh menangisi hal-hal tak perlu dan orang pertama yang saya hubungi tengah malam itu kamu?
Kamu yang muncul di depan rumah saya dengan muka kusut dan lalu melepaskannya dengan sedikit pamer keahlian mengemudi mu yang sering saya protes itu?
Lalu kita tertawa, kita bahagia.
Kita teman.

Kamu ingatkah, ketika saya bosan kamu satu-satunya yang berbaik hati menawarkan diri menjadi teman jalan sekaligus supir ojek?
atau kamu yang menemani saya berputar-putar mol cuma karena sedang ingin,
Buku konyol yang kamu pinjamkan untuk membunuh rasa sepi saya di bandara,
kamu, sedikit dari teman-teman cowok saya yang orang tua saya sudah percaya,
saat itu saya tertawa, saya bahagia.

Kamu ingatkah kita sering menertawai perjalanan pertemanan kita, dari dulu masa kita masih di Sekolah Dasar, ketika kita hanya saling mengenal nama.
Karena tidak seperti kamu, si pintar juara tiga, saya hanya si gadis kecil dengan teman-teman yang tidak populer. Sangat tidak populer.
Sampai masa sekolah menengah, kamu yang saya pikir lupa pada si tidak populer ini, tidak disangka masih mengingat saya.
Kamu, teman baik saya.

Tapi sungguh saya tidak mengerti,
kenapa dari semua orang di dunia ini, kenapa harus kamu yang pergi?
kenapa harus kamu yang menghapus eksistensi saya?
kenapa harus kamu yang berbalik menjauh tanpa kata-kata?
Bukankah…kita teman?

PS.

It’s a fiction. Buat yang merasa, kok anda perasa sih? Ini fiksi, pokoknya fiksi!

Anger Management Costs much.

Dikirim Uncategorized pada Maret 13, 2009 oleh grace

Yep, at least for me.
Dan saya baru tau itu sekarang.

Bermula dari broadband yang baru saja saya pasang sudah eror sejak 2minggu, disusul dengan kedatangan bill yang jumlahnya bikin saya menganga karena service-nya ga memuaskan dan tiba-tiba bill broadband terkutuk itu jadi di atas bayangan saya!

Kekesalan ini memuncak karena numpuk dari sejak 2 minggu lalu, sejak saya nelpon-nelponin customer careline dimana saya di suruh nunggu, tapi tetep ga ada kejelasan.
Berujung di malam ini, saya datang ke kamar teman (yang juga agen untuk broadband saya itu). Karena asrama dia dan asrama saya dari ujung ke ujung, dan karena udah malam dan ga dapet pinjeman motor, akhirnya saya dan temen saya memutuskan untuk sewa mobil sejam. sumpah, asramanya itu jauh, bener2 males kalo jalan

Sepulangnya dari kamar temen saya, karena ga dapet penjelasan yang memuaskan, saya makin mangkel dan kesel di atas kepala. Kepala saya rasanya puanas dan bener-bener udah di ujung rambut!

Saya emang tipe orang yang kalo bener-bener lagi kesel butuh sesuatu untuk di lampiaskan, waktu dulu kesel karena kalah main dingdong, saya menendang mesinnya berkali-kali sampai puas, waktu saya kesal karena mantan saya nyebelin, saya cubit dan mukul dia dengan semena-mena (abis itu minta maaf sih), waktu saya kesal gara-gara cowok yang saya suka jadian sama cewek lain, saya nonjok kursi.

Luckily, semua itu tidak menimbulkan hal serius.
Tapi tampaknya keberuntungan saya berakhir hari ini.

Di dalam mobil, saya yang kesal menendang-nendang dashboard dan dengan reflek, menendang kaca depan mobil.

rusak

Begitulah,

Reaksi saya setelah melihat “hasil” perbuatan saya itu?
Jangan tanya. yang jelas saya harus ganti itu kaca, plus bayar bill broadband
Yang jelas saya menyesal dan mulai mikir untuk ikut seminar anger management atau sebangsanya.
Sebelum suatu hari nanti rumah saya berakhir terbakar. Mungkin. :roll:

9 March

Dikirim Uncategorized pada Maret 8, 2009 oleh grace

Postingan ini adalah hasil tag dari mbak Rukia..Karena saya tengah iseng dan tidak ada kerjaan, maka saya pikir, kerjakan saja..

So here it is..

1. nama sekolah

SMAN 1 Bekasi (SMANSASIE)

2. nama ketua kelas

kelas X.4… Jati

kelas XI.IIS 1…. septian (kalo ga salah)

kelas XII.IIS 1…. Septian (lagi)

3. jabatan di kelas

Penduduk kelas yang malas XD

4. guru paling killer

Buat saya sih bu Sri. Bukan killer, saya aja ga suka pelajarannya. :P

5. nama kepala sekolah

Alm. Sutoyo

6. nama wakil kepala sekolah

Gatau, ga gaul sih ma orang-orang admin..

7. ketua kelas (apakah saya pernah menjadi ketua kelas?)

Nope

8. pelajaran paling tidak disukai

Akuntasi dan bahasa jerman (merepotkan)

9. kegiatan rutin di kelas

teriak-teriak ga jelas dan ngegosip

10. skors

belom pernah (payah ya?)

11. hukuman

Belom! :evil:

12. bikin pr di kelas

kalo bilang ga pernah, bohong lah saya.. :P

13. pengaturan tempat duduk

Lupa… :P

14. nomor absen

selalu di tengah-tengah *menguntungkan kalo di suruh maju berdasarkan absen awal atau akhir*

15. jurusan di sekolah

IPS

16. bolos

nggak pernah

17. rame

Kalo tentang anime, pasti heboh. Kalo tentang cowok, saya biasanya bahan bully.

18. adik kelas yg rese’

saya ga kenal adek kelas …*ga gaul*

19. kakak kelas yang rese’

Ga pernah berurusan sama kakak kelas juga *ga gaul*

20. bawa hape ke sekolah

iya

21. berantem

ga pernah. Nampar orang sekali karna dia keterlaluan pernah. *guilty*

22. pelajaran yang paling disukai

PKN dan bahasa inggris

23. tempat favorit di sekolah

DPR (depan pohon rindang) dan depan kelas

24. kantin

Kantin mami yang jual bola2 coklat enak.

25. melanggar peraturan

palingan dresscode sama punctuality *yang terakhir sering*

26. baju dikeluarkan

lumayan sering. Soalnya kalo pake jilbab rasanya ga enak diliat kalo bajunya masuk gitu.. :P

27. nyontek

yeah..dan saya menyesal begitu masuk kuliah..saya ga bisa apa2!

28. nama panggilan di sekolah

Essoy, ences, dan dulu dapet titel miss arrogant.. *geleng2*

29. message for the youngster

Jangan nyontek! Pasti kalian Nyesel deh! Pasti!

30. tag

Ga usah deh… But feel free to do this if you want to ^^

By the way, postingan ini bukan menandakan hiatus saya yang selesai..Saya cuma mau sharing lagu ini aja kok.. ^^

Sangatsu kokonotsu —- 9 March.

Why that song?

Nothing special, just because.

*kembali ke persemedian*

Penurunan Kualitas Hidup

Dikirim curhatan, life o life!, mumbling!, speak it up! pada Februari 19, 2009 oleh grace

Tulisan ini sebenarnya hanyalah sebuah renungan pribadi saya saja.
Lately, saya merasa banyak sekali melakukan penurunan kualitas hidup. Apa ya, di mulai dari awal semester baru setelah liburan panjang ini, dan (especially) awal mula tahun 2009 ini, saya bukannya bertambah baik, malah kok jadi hidup ga jelas seperti sekarang.
Tanda-tanda penurunan kualitas hidup versi saya adalah :

  1. Makin malas soal kuliah. Kebanyakan bolos. Assignment dikerjakan secara dadakan.
  2. Malas baca buku (padahal udah semangat beli banyak buku, satupun gada yang kebaca).
  3. Jadi anti-sosial. Terlebih di kehidupan nyata.
  4. Being so annoying, makin ga peka, sering ga sadar udah jadi nyebelin. (baik di RL maupun di dunia maya. Buat yang merasa sebal dengan saya, saya tulus minta maaf)
  5. Kehilangan gairah hidup, lately.
  6. Dikendalikan oleh mood. Makin mudah misuh-misuh.
  7. Mulai bisa curhat ke orang. I dont know if this is a good thing , though
  8. Mulai berpikir untuk menyudahi hidup, membunuh orang, dan tidak memikirkan eksistensi orang lain.
  9. Kualitas menu makanan yang makin tak terarah. Seharian saya bisa hanya makan dua potong biskuit,air mineral dan dua bungkus mie saja.
  10. Merasa tidak bahagia.

Begitulah.

Dan karena alasan-alasan di atas lah saya merasa saya harus mundur sejenak dan bermeditasi.

Bukannya saya keberatan dengan menjadi seorang antagonis atau anti-social, saya tidak keberatan mendapat cap tsb kalau memang perlu. Namun yang menjadi masalah adalah, saya mulai merasa tidak bahagia dengan keadaan saya yang sekarang ini. Seperti rasanya untuk tersenyum dan tertawa secara tulus saja sulitnya bukan main. Dan bagian saya mulai menjadi annoying buat orang-orang di sekeliling saya, it bugs me alot.

Kalau saya tidak segera melakukan sesuatu, I will ended up being hated by nice people around me, and I know I will regret that. I have to stop being a jerk as soon as possible.

Ditambah sepertinya masa-masa depresi saya akan tiba dalam hitungan detik, sebab tidak sampai sebulan dari sekarang, saya akan di hadapkan dengan final exam. Dimana saya harus ekstra kerja keras karena kedodolan saya di sepanjang semester yang menyebabkan akademis saya kedodoran.

Jadi mungkin dengan tulisan ini, saya ingin mengumumkan keabsenan saya dari dunia maya, atau mungkin hiatus nama kerennya. Saya akan berhenti sejenak, berdiam diri, dan introspeksi. Saya ingin menemukan kembali seorang ‘Grace’ yang telah hilang dari diri saya. Sejujurnya, saya agak kangen dengan ‘Grace’ itu. Karenanya, bagaimanapun akan saya cari dia sampai dapat. :P

Dengan ini saya officially pamit. Saya masih akan tetap online melalui y!m dan plurk (mungkin), dan mungkin masih blogwalking sana-sini. Tapi mungkin tidak seintense dulu.

Arigatou gozaimasu. And wish me luck. (_ _)

PS. Oya, buat yang nungguin come back saya, Gomennasai, malahan saya hiatus beneran >.<